Peristiwa Bandung Lautan Api adalah
peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia pada 23 Maret 1946. Dalam waktu tujuh
jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka, meninggalkan kota
menuju pegunungan di daerah selatan Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencegah
tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk
dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.
Kumpulan Dari Artikel (Sejarah, Kebudayaan, Lingkungan, dll), Biografi, dan Dokumentasi (Foto dan Video)
Selasa, 24 Maret 2015
Jumat, 20 Maret 2015
Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC)
Kongsi
Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde
Oostindische Compagnie atau VOC) yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah persekutuan dagang asal
Belanda yang
memiliki monopoli untuk
aktivitas perdagangan di
Asia. Disebut Hindia
Timur karena ada pula VWC yang merupakan persekutuan
dagang untuk kawasan Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di
dunia sekaligus merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem
pembagian saham.
Meskipun sebenarnya VOC merupakan
sebuah persekutuan badan dagang saja, tetapi badan dagang ini istimewa karena
didukung oleh negara dan diberi fasilitas-fasilitas sendiri yang istimewa.
Misalnya VOC boleh memiliki tentara dan boleh bernegosiasi dengan negara-negara
lain. Bisa dikatakan VOC adalah negara dalam negara.
VOC memiliki enam bagian (Kamers)
di Amsterdam,
Middelburg
(untuk Zeeland),
Enkhuizen,
Delft, Hoorn, dan Rotterdam. Delegasi
dari ruang ini berkumpul sebagai Heeren XVII (XVII
Tuan-Tuan). Kamers menyumbangkan delegasi ke dalam tujuh belas sesuai
dengan proporsi modal yang mereka bayarkan; delegasi Amsterdam berjumlah
delapan.
Di kalangan orang Indonesia VOC
memiliki sebutan populer Kompeni atau Kumpeni. Istilah ini
diambil dari kata compagnie dalam nama lengkap perusahaan tersebut
dalam bahasa Belanda. Tetapi rakyat Nusantara lebih mengenal Kompeni sebagai
tentara Belanda karena penindasannya dan pemerasan kepada rakyat Nusantara yang
sama seperti tentara Belanda.
Selasa, 17 Maret 2015
Perjanjian Salatiga
Perjanjian Salatiga adalah
perjanjian bersejarah yang ditandatangani pada tanggal 17 Maret 1757 di Salatiga.
Perjanjian ini adalah penyelesaian dari serentetan pecahnya konflik perebutan kekuasaan
yang mengakhiri Kesultanan Mataram. Dengan berat hati Hamengku
Buwono I dan Paku
Buwono III melepaskan beberapa wilayahnya untuk Raden
Mas Said (Pangeran Sambernyawa). Ngawen di
wilayah Yogyakarta dan sebagian Surakarta menjadi kekuasaan Pangeran
Sambernyawa.
Perjanjian ini ditandatangani
oleh Raden Mas Said, Sunan Paku
Buwono III, VOC,
dan Sultan Hamengku Buwono I di gedung VOC yang
sekarang digunakan sebagai kantor Walikota Kota
Salatiga.

Rabu, 11 Maret 2015
Surat Perintah Sebelas Maret (SUPERSEMAR)
Surat Perintah Sebelas Maret atau Surat
Perintah 11 Maret yang disingkat menjadi Supersemar adalah surat perintah yang
ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia
Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966.
Surat ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan
Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap
perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu.
Surat Perintah Sebelas Maret ini adalah versi yang
dikeluarkan dari Markas Besar Angkatan Darat (AD) yang juga tercatat dalam
buku-buku sejarah. Sebagian kalangan sejarawan Indonesia mengatakan bahwa terdapat berbagai versi Supersemar
sehingga masih ditelusuri naskah supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor.
| Supersemar |
Senin, 09 Maret 2015
Wage Rudolf Supratman
JAS MERAH!. Dan Selamat Hari Musik Nasional.
Berhubung tanggal 9 Maret diperingati sebagai Hari Musik
Nasional dan tahukah kalian kenapa tanggal 9 Maret diperingati sebagai Hari
Musik Nasional?
Kali ini Artikel Bandem akan memposting tentang pencipta
lagu kebangsaan Republik Indonesia dimana tanggal lahir beliaulah yang diperingati
sebagai Hari Musik Nasional yang tidak lain dan tidak bukan adalah Wage Rudolf
Supratman atau yang lebih dikenal dengan W.R. Supratman.
Wage Rudolf Supratman (lahir di Somongari, Purworejo, 9 Maret 1903 – meninggal
di Surabaya, Jawa Timur, 17 Agustus 1938 pada umur 35 tahun) adalah pengarang lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya", dan “Ibu Kita Kartini” serta pahlawan
nasional Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)