Selasa, 10 Februari 2015

8 Surga Dunia di Indonesia (Versi Artikel Bandem)



           Halo sobat Artikel Bandem. Ini adalah pertama kalinya di dalam Blog Artikel Bandem berbagi info tentang hal-hal menarik yang diringkas dalam 8 Artikel. Untuk yang pertama Artikel Bandem akan berbagi tentang 8 Surga Dunia di Indonesia menurut Artikel Bandem.

1. Puncak Jaya, Papua

Surga pertama di Indonesia adalah Puncak Jaya yang berada di Papua. Ini adalah gunung tertinggi di Indonesia yang paling layak kalian daki. Puncak Jaya ini memiliki ketinggian 5030 m. Gunung ini merupakan satu - satunya gunung di Indonesia yang puncaknya diselimuti salju abadi. Puncak Jaya menjadi tujuan pendakian idaman bagi banyak pendaki dalam dan luar negeri. Selain itu, Puncak Jaya ini termasuk dalam 7 puncak dunia. Keren.
Puncak Jaya sebelumnya bernama Piramida Carstensz setelah penjelajah Belanda Jan Carstenszoon menamainya ketika pertama kali melihat gletser di puncak gunung pada hari yang cerah pada tahun 1623.
Untuk menaklukkan dan mendaki ke Puncak Jaya ini sangatlah berat, selain memerlukan stamina yang besar juga medan yang dihadapi sangatlah berat. Namun kalian tidak perlu putus asa, karena pemandangan yang disajikan akan mengobati rasa lelah kalian. 
Nabire, menjadi tempat strategis sebagai awal untuk menggapai Puncak Jaya. Dari situ kamu bisa menyewa pesawat perintis untuk mengantarkanmu ke base camp pendakian.

2. Gunung Rinjani, Lombok, NTB
Surga kedua adalah gunung berapi ini berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia ini memiliki ketinggian 3.762 mdpl. Gunung ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Keindahan gunung Rinjani menjadi salah satu alasan gunung ini menjadi favorit bagi para pendaki. Butuh waktu 7 hingga 10 hari (± 8 Km) dari pintu gerbang jalur pendakian Senaru. Sedangkan dari jalur pendakian Sembalun ditempuh dalam waktu 8 – 10 jam.
Danau segara anak dengan ketinggian ± 2.010 m dpl dan kedalaman danau sekitar ± 230 meter mempunyai bentuk seperti bulan sabit dengan luasan sekitar 1.100 Ha akan menjadi obat lelah mendaki. Perjalanan di medan yang cukup berat akan terbayar lunas setelah kita sampai di puncak. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen - Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. 

3. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
Surga ketiga adalah Gunung Kelimutu yang berlokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Gunung Kelimutu sangat tersohor dengan danau tiga warnanya. Gunung ini juga masuk sebagai salah satu gunung dari 5 gunung di Indonesia yang memiliki jalur pendakian terindah. Gunung ini memiliki ketinggian 1.639 meter (5.377 kaki).
Kelimutu merupakan gabungan kata dari "keli" yang berarti gunung dan kata "mutu" yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.
Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau "Tiwu Nuwa Muri Koo Fai" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau "Tiwu Ata Polo" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau "Tiwu Ata Mbupu" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

4. Gunung Semeru, Jawa Timur
Surga keempat adalah Gunung tertinggi di Pulau Jawa yaitu Gunung Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru yang berada di ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.. Semeru adalah gunung yang wajib kamu daki minimal sekali di dalam hidupmu. Semeru menawarkan banyak pemandangan cantik.
Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pergi-pulang. Untuk mendaki gunung dapat ditempuh lewat kota Malang atau Lumajang.
Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadangkala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 km. Ranu Kumbolo disebut sebagai surganya Gunung Semeru. 
 Dalam perjalanan menuju puncak pun kamu akan tetap disuguhi pemandangan yang indah. Sunrise di puncak tertinggi Pulau Jawa pasti ingin membuatmu kembali.

5. Mercusuar Pulau Lengkuas, Belitung

Setelah 4 surga dunia di Indonesia berupa gunung, sekarang surganya berupa mercusuar. Yap, surga dunia kelima di Indonesia adalah Mercusuar Pulau Lengkuas yang berada di Belitung. Lewat mercusuar di Pulau Lengkuas ini kalian bisa mendapatkan pemandangan 3 pulau kecil di sebelah barat Tanjung Kelayan, Kepulauan Belitung.
Mercusuar ini dibangun oleh Belanda pada tahun 1882. Hingga saat ini, mercusuar tersebut masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.
Secara spesifik, lokasi dari Pulau Lengkuas ini berada di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Keindahan panoramanya yang dihiasi dengan banyaknya batu granit yang unik, pasir putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Belitung.
Di Pulau Lengkuas, selain menikmati pemandangan pantai yang indah, biasanya pengunjung tidak akan melewatkan kesempatan menikmati pemandangan bawah laut dengan snorkeling atau diving. Di depan perairan Pulau Lengkuas, terdapat spot-spot diving yang bagus, dan terdapat pula wreck indomarine. Penjaga mercusuar juga memelihara Penyu hijau

6. Kawah Ijen, Banyuwangi Jawa Timur
Surga dunia keenam kembali gunung lagi. Kali ini adalah Kawah Ijen yang terletak di daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian 2.443 m. Pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen terletak di Paltuding, yang juga merupakan Pos PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam).
Dari Paltuding berjalan kaki dengan jarak sekitar 3 km. Lintasan awal sejauh 1,5 km cukup berat karena menanjak. Sebagian besar jalur dengan kemiringan 25-35 derajad. Selain menanjak struktur tanahnya juga berpasir sehingga menambah semakin berat langkah kaki karena harus menahan berat badan agar tidak merosot ke belakang.
Setelah beristirahat di Pos Bunder (pos yang unik karena memiliki bentuk lingkaran) jalur selanjutnya relatif agak landai. Selain itu wisatawan/pendaki di suguhi pemandangan deretan pegunungan yang sangat indah. Untuk turun menuju ke kawah harus melintasi medan berbatu-batu sejauh 250 meter dengan kondisi yang terjal.
Hal yang menarik di Kawah Ijen adalah Api Biru yang bisa dilihat pada waktu tengah malam dan tidak akan bisa kalian lupakan.

7. Gunung Bromo, Jawa Timur
Yang ketujuh adalah Gunung Bromo. Gunung Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Dalam bahasa Sansekerta, Bromo berasal dari kata Brahma yang merupakan Dewa dari Agama Hindu
Pemandangan di Gunung Bromo ini sangatlah mengasikan. Selain lautan pasir yang sangatlah luas, kalian juga bisa menyaksikan sunset dan sunrise yang akan terlihat begitu indah. Selain itu, ditengah lautan pasir kalian akan menemukan Pura Agama Hindu dan Gunung Batok.
Untuk menuju kaldera yang melewati lautan pasir kalian bisa menyewa mobil jeep ataupun kalian juga bisa dengan berkuda. Tapi, kalau kalian mau tantangan kalian bisa memilih untuk berjalan.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

8. Bukit Karst Kepulauan Wayag, Raja Ampat 
Surga kedelapan kembali lagi ke tanah Papua. Kali ini adalah adalah di Raja Ampat yang menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan terutama oleh wisatawan mancanegara. Meskipun Raja Ampat sangatlah terpencil, namun menyimpan sejuta keindahan yang sangat keren.
Bahkan, wisata bahari Raja Ampat dikenal turis mancanegara sebagai salah satu dari sepuluh tempat menyelam terbaik di dunia. Keindahan alam ini jelas menjadi andalah Kabupaten Raja Ampat, yang mampu menembus persaingan dunia pariwisata internasional.
Bahkan, konon hanya 400 pulau yang baru dieksplorasi. Selebihnya, pulau-pulau itu masih perawan. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Raja Ampat adalah bulan Agustus hingga Februari.
Di antara semua Pulau di Raja Ampat yang paling terkenal dan menjadi ikon di Raja Ampat adalah Kepulauan Wayag. Ya kumpulan bukit dan gunung karst yang berada di tengah laut inilah yang menjadi ikon Raja Ampat. Karena keindahannya dan hanya ada di Raja Ampat tidak salah jika Wayag menjadi destinasi utama para wisatawan untuk pergi ke Raja Ampat. Oleh karena itu, untuk tiba di tempat ini, diperlukan enam hingga tujuh jam perjalanan dengan speedboat dan harus berangkat pada malam atau subuh. Atau kalau kita ingin mendapatkan banyak momen sebaiknya kita menginap di sekitar area Wayag, ada International Conservation di sini. Kita bisa meminta tolong bantuan mereka untuk mengantar kita berkeliling dan menaiki puncak bukit karst di Wayag.
Pulau berbukit ini berpasir putih dan dikelilingi pulau-pulau kecil lainnya. Untuk mendapatkan foto atau pemandangan yang indah, kita harus menuju puncak bukit yang bisa ditempuh selama satu hingga 2 jam mendaki di karang keras. Dari puncak bukit ini, kita bisa melihat seluruh pemandangan Raja Ampat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar